Tugas : 1
Mata kuliah : Sintaksis Bahasa Indonesia
Nama : Baskoro Aji
Npm : 146211172
Kelas : 4c
Menganalisis
bahan bacaan di Koran Tribun yang berjudul “maju makin getol urus kasus” berdasarkan
frasa endosentrik koordinatif dan frase endosentrik atributif.
Frase
endosentrik yang atributif
1.
Kejaksaan Negeri, digologkan kepada
frase endosentrik yang atributif. karena pada kata kejaksaan negeri, kata
kejaksaan merupakan inti dan kata negeri merupakan penjelas. Jadi unsur-unsur
kejaksaan negeri tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
2.
Perkasa industri, digologkan kepada
frase endosentrik yang atributif. karena pada kata perkasa industri, kata
perkasa merupakan penjelas dan kata industry
merupakan inti. Jadi unsur-unsur perkasa industri tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan
atau atau.
3.
Dinas kehutanan, digologkan kepada frase
endosentrik yang atributif. karena pada kata dinas kehutan, kata dinas merupakan penjelas dan kata kehutanan merupakan inti. Jadi unsur-unsur dinas
kehutanan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
4.
Kecamatan Kampar kiri, digologkan kepada
frase endosentrik yang atributif. karena pada kecamatan Kampar kiri, kata
kecamatan merupakan inti dan kata Kampar
kiri merupakan penjelas. Jadi unsur-unsur
dinas kehutanan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
5.
Sebuah kasus, digologkan kepada frase
endosentrik yang atributif. karena pada sebuah kasus, sebuah merupakan penjelas dan kata kasus merupakan inti. Jadi unsur-unsur sebuah kasus
tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
6.
Permohonan pinjam, digologkan kepada
frase endosentrik yang atributif. karena pada permohonan pinjam,kata
permohonan merupakan penjelas dan kata
pinjaman merupakan inti. Jadi unsur-unsur
permohonan pinjaman tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
7.
Badan kehormatan, digologkan kepada
frase endosentrik yang atributif. karena pada badan kehormatan ,kata badan merupakan penjelas dan kata kehormatan merupakan inti. Jadi unsur-unsur permohonan
pinjaman tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
8.
Mengambil tindakan, digologkan kepada
frase endosentrik yang atributif. karena pada mengambil tindakan, kata
mengambil merupakan penjelas dan kata
tindakan merupakan inti. Jadi unsur-unsur
mengambil tindakan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
9.
Wakil rakyat, , digologkan kepada frase
endosentrik yang atributif. karena pada wakil rakyat, kata wakil merupakan penjelas dan kata rakyat merupakan inti. Jadi unsur-unsur wakil rakyat
tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
Frase
endosentrik yang koordinatif
1. Bangkinang
dan pengadilan, termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena pada kata
Bangkinang dan pengadilan, mempunyai unsusr-unsur yang setara, setingkat dan
sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang dapat dihubungkan
dengan kata dan atau atau.
2. Bm
176 MD dan STNK mobil Inova, , termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena
pada kata BM 176 MD dan STNK mobil Inova, mempunyai unsusr-unsur yang setara,
setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang
dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.
3. Membantah
dan juga tidak membenarkan, termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena
membantah dan juga tidak membenarkan, mempunyai unsusr-unsur yang setara,
setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang
dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar