Senin, 22 Februari 2016

TUGAS SINTAKSIS 1

Tugas               : 1
Mata kuliah     : Sintaksis Bahasa Indonesia
Nama               : Baskoro Aji
Npm                : 146211172
Kelas               : 4c

Menganalisis bahan bacaan di Koran Tribun yang berjudul “maju makin getol urus kasus” berdasarkan frasa endosentrik koordinatif dan frase endosentrik atributif.
Frase endosentrik yang atributif
1.      Kejaksaan Negeri, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kata kejaksaan negeri, kata kejaksaan merupakan inti dan kata negeri merupakan penjelas. Jadi unsur-unsur kejaksaan negeri tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
                                     
2.      Perkasa industri, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kata perkasa industri, kata perkasa merupakan penjelas dan kata industry  merupakan inti. Jadi unsur-unsur perkasa industri  tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

3.      Dinas kehutanan, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kata dinas kehutan, kata dinas  merupakan penjelas dan kata kehutanan  merupakan inti. Jadi unsur-unsur dinas kehutanan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.


4.      Kecamatan Kampar kiri, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kecamatan Kampar kiri, kata kecamatan  merupakan inti dan kata Kampar kiri  merupakan penjelas. Jadi unsur-unsur dinas kehutanan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

5.      Sebuah kasus, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada sebuah kasus, sebuah  merupakan penjelas dan kata kasus  merupakan inti. Jadi unsur-unsur sebuah kasus tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.


6.      Permohonan pinjam, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada permohonan pinjam,kata permohonan  merupakan penjelas dan kata pinjaman  merupakan inti. Jadi unsur-unsur permohonan pinjaman tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

7.      Badan kehormatan, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada badan kehormatan ,kata badan  merupakan penjelas dan kata kehormatan  merupakan inti. Jadi unsur-unsur permohonan pinjaman tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.


8.      Mengambil tindakan, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada mengambil tindakan, kata mengambil  merupakan penjelas dan kata tindakan  merupakan inti. Jadi unsur-unsur mengambil tindakan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

9.      Wakil rakyat, , digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada wakil rakyat, kata wakil  merupakan penjelas dan kata rakyat  merupakan inti. Jadi unsur-unsur wakil rakyat tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.






Frase endosentrik yang koordinatif
                                     
1.      Bangkinang dan pengadilan, termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena pada kata Bangkinang dan pengadilan, mempunyai unsusr-unsur yang setara, setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.

2.      Bm 176 MD dan STNK mobil Inova, , termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena pada kata BM 176 MD dan STNK mobil Inova, mempunyai unsusr-unsur yang setara, setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.


3.      Membantah dan juga tidak membenarkan, termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena membantah dan juga tidak membenarkan, mempunyai unsusr-unsur yang setara, setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.