Selasa, 12 April 2016

Tugas Sintaksis 4

Nama : Baskoro aji
Npm   : 146211172
Kelas: 4 c
Mk : Sintaksis


Pengertian S,P,O,K, dan Pel
Subjek  adalah:  Pelaku atau orang yang melakukan kegiatan tertentu ,subjek pada umumnya berupa kata benda seperti nama orang, binatang, tumbuhan, dan benda.

Menurut KBBI
1.      Subjek adalah: 1. Pokok pembicaraan; pokok bahasan
2.      Ling bagian klausa menandai apa yang dikatakan oleh pembicara,pokok kalimat
3.      Pelaku.
Menurut Tata bahasa baku
            Subjek adalah: fungsi sintaksis terpenting yang kedua setelah predikat.Ciri-cirinya : Subjek berupa nomina, frasa nomial, atau klausa.
                                    Subjek sering juga berupa frasa verbal.
Predikat: Unsur kalimat yang menyatakan kegiatan yang sedang dilakukan oleh subjek. Predikat biasanya merupakan kata-kata kerja. Misalnya: memasak, bermain, menyanyi,dll.

Menurut KBBI
Predikat adalah: Bagian kalimat yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara tentang subjek.
Menurut Tata bahasa baku
predikat adalah: Konstituen pokok yang disertai konstituen Subjek di sebelah kiri dan jika ada, konstituen objek,pelengkap/ keterangan wajib di sebelah kanan.
Objek: Sesuatu yang dikenai tindakan oleh subjek.sama seperti subjek,objek dapat berupa kata-kata benda. Misalnya: ayah,harimau,pakaian, dll.
Menurut KBBI Objek adalah:
1.      Hal,perkara /orang yang menjadi pokok pembahasan.
2.      Ling nomina yang melengkapi verba transitif dalam klausa
Menurut Tata bahasa baku objek adalah: konstituen kalimat yang kehadirannya dituntut oleh predikat yang berupa verba transitif pada kalimat aktif. Letaknya selalu setelah langsung predikatnya.

Ketengan adalah: Dalam sebuah kalimat ket menjelaskan bagaimana ,dimana/kapan pwristiwa yang dinyatakan dalam kalimat tersebut. Ket didalam kalimat dapat berupa: ket tempat, ket tujuan,ket alat. Ket waktu.
Menurut tata bahasa baku keterangan adalah: Fungsi sintaksis yang paling beragam dan paling mudah berpindah letaknya.

Pelengkap adalah: Unsur kalimat yang fungsinya seperti objek tetapi yang membedakannya adalah pelengkap tidak bisa dirubah menjadi subjek pada kalimat pasif. Pelengkap biasanya terletak setelah predikat/objek 

Sabtu, 26 Maret 2016

Tugas Sintaksis 3

Tugas   : 3
Nama   : Baskoro aji
Npm    : 146211172
Kelas   :4c

Menganalisis lirik lagu Mars pkk lagu syair
Berdasarkan klausa bebas,terikat dan klausa menurut distribusinya

MARS - PKK- LIRIK LAGU -SYAIR.
Marilah hai semua Rakyat Indonesia
membangun segra
Membangun kluarga yang sejahtera
dengan P K K

Hayatilah dan amalkan Pancasila
untuk Negara
Hidup gotong royong, makmur pangan dan sandang
rumah sehat sentosa

Tata laksana di dalam rumah tangga
rapi dan indah

Didiklah putra berpribadi bangsa
trampil dan sehat

Kembangkan koprasi jagalah lingkungan
dan sekitarnya
Aman dan bahagia kluarga berencana
Hidup jaya P K K





A.    KLAUSA BEBAS
1.      Klausa bebas yang berbentuk verba terbagi atas :

a.      Klausa Transitif dibagi menjadi 4 bagian

1.      Klausa aktif
Hayatilah dan amalkan pancasila, termasuk kepada klausa aktif. Karena klausa yang subjeknya berperan sebagai pelaku atau actor.
2.      Klausa pasif
Tidak ada

3.      Klausa medial
Tidak ada
4.      Klausa resiprokal
Tidak ada


b.        Klausa intransitif
·         Membangun segra, termasuk kepada klausa intransitif. Karena klausanya yang mengandung kata kerja intransitif, yaitu kata kerja yang tidak memerlukan suatu objek

·         Rumah sehat sentosa, termasuk kepada klausa intransitif. Karena klausanya yang mengandung kata kerja intransitif, yaitu kata kerja yang tidak memerlukan suatu objek






2.         Klausa nonverbal terbagi dua klausa statif dan ekuasional

1.      Klausa Statif
·       Rumah tangga rapid an indah, termasuk kepada klausa statif, karena unsur klausanya yang berpredikat adjektif atau yang dapat disamakan dengan adjektif.

·       Bangsa terampil dan sehat, termasuk kepada klausa statif, karena unsur klausanya yang berpredikat adjektif atau yang dapat disamakan dengan adjektif.

·       Aman dan bahagia kelurga berencana, termasuk kepada klausa statif, karena unsur klausanya yang berpredikat adjektif atau yang dapat disamakan dengan adjektif.

2.      Klausa ekuasional
Tidak ada




A.       KLAUSA TERIKAT, terbagi atas 3 bagian

1.      Klausa nominal
Membangun kelurga yang sejahtera, termasuk kepada klausa nominal. Karena klausanya terikat yang bertindak kepada klausa nominal.

2.      Klausa adjektifal
Aman dan bahagia kelurga berencana, termasuk kepada klausa adjektif. Karena klausanya terikat yang bertindak kepada klausa adjektif.

3.      Klausa adverbial
Hayati dan amalkan pancasila, termasuk kepada klausa adverbial. Karena klausanya terikat yang bertindak sebagai adverbial.
B.       KLAUSA BERDASARKAN KATEGORI PREDIKATNYA

1.         Klausa nominal
Kembangkanlah koperasi dan jagalah lingkungan, termasuk kepada frasa nominal. Karena klausanya berprekat kata benda atau klausa nominal.

2.         Klausa verba
·         Membangun kelurga yang sejahtera, termasuk kepada klausa verba. Karena klausanya berprekat kata benda atau klausa verba.
·         Didiklah putra berpribadi bangsa, termasuk kepada frasa verba. Karena klausanya berprekat kata benda atau klausa verba.
·         Kembangkanlah koperasi, termasuk kepada frasa verba. Karena klausanya berprekat kata benda atau klausa verba.

3.         Klausa bilangan
Tidak ada

4.         Klausa preposisional
Aman dan bahagia keluarga berencana, termasuk kepada frasa preposisional. Karena klausanya berprekat kata benda atau klausa preposisional.









Selasa, 15 Maret 2016

Tugas Sintaksis 2

Tugas   : 2
Nama   : Baskoro aji
Npm    : 146211172
Kelas   :4c

Menganalisis lirik lagu satu nusa satu bangsa
Berdasarkan frase, verba, adjektiva, adverbial, nomina, pronominal, preposisi dan numeralia.


Satu nusa satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air pasti jaya
Untuk selama-lamanya
            Indonesia pusaka
            Indonesia tercinta
            Nusa bangsa dan bahasa
            Kita bela bersama



Ket:
Warna merah               = frase nomina
Warna hijau                 = frase verba
Warna biru                  = frase adjektiva
Warna merah muda     =frase  preposisional
Warna biru tua                        = frase adverbial
Warna ungu                 =frase  pronominal
Warna merah tua         =frase  numeralia


Frase nomina
1.      satu bangsa
satu bangsa Tuhan termasuk kepada frasa nomina. Karena unsur pusat atau intinya merupakan nomina atau frasa nomina yangdiikuti oleh frasa numeralia. Kata satu merupakan penjelas (atribut), sedangkan kata bangsa merupakan kata inti. satu diterangkan oleh kata bangsa. Begitu juga dengan kata bangsa diterangkan oleh kata satu, sama-sama diterangkan menerangkan.

2.      Tanah air pasti
Tanah air pastitermasuk kepada frasa nomina. Karena unsur pusat atau intinya merupakan nomina atau frasa nomina yangdiikuti oleh frasa adjektiva. Kata pasti merupakan penjelas (atribut), sedangkan kata tanah air merupakan kata inti. Kata tanah air diterangkan oleh kata pasti. Begitu juga dengan kata pasti diterangkan oleh kata tanah air, sama-sama diterangkan menerangkan.
3.      Nusa bangsa
Nusa bangsa termasuk kepada frasa nomina. Karena unsur pusat atau intinya merupakan nomina atau frasa nomina yangdiikuti oleh frasa adjektiva. Kata nusa merupakan penjelas (atribut), sedangkan kata bangsa merupakan kata inti. Kata tanah air diterangkan oleh kata pasti. Begitu juga dengan kata pasti diterangkan oleh kata tanah air, sama-sama diterangkan menerangkan.









Frasa numeralia


1.      Satu bahasa
Satu bahasa termasuk kepada frasa numeralia. Karena unsur pusat atau intinya merupakan verba atau frasa numeralia yang diikuti oleh frasanominaa. Kata  satu inti, sedangkan kata bahasa merupakan kata penjelas (atribut). Kata tisatu diterangkan oleh kata bahasa. Begitu juga dengan kata satu diterangkan oleh kata bahasa, sama-sama diterangkan menerangkan.
Frasa adjektiva

1.      Indonesia pusaka
Indonesia pusaka termasuk kepada frasa adjektiva. Karena unsur pusat atau intinya merupakan verba atau frasa adjektiva yang diikuti oleh frasa nomina. Kata  pusaka inti, sedangkan kata indonesia merupakan kata penjelas (atribut). Kata indonesia diterangkan oleh kata pusaka. Begitu juga dengan pusaka diterangkan oleh kata indonesia, sama-sama diterangkan menerangkan.

2.      Indonesia tercinta
Indonesia tercinta termasuk kepada frasa adjektiva. Karena unsur pusat atau intinya merupakan verba atau frasa adjektiva yang diikuti oleh frasa nomina. Kata  tercinta inti, sedangkan kata indonesia merupakan kata penjelas (atribut). Kata indonesia diterangkan oleh kata tercinta. Begitu juga dengan tercinta diterangkan oleh kata indonesia, sama-sama diterangkan menerangkan.













Senin, 22 Februari 2016

TUGAS SINTAKSIS 1

Tugas               : 1
Mata kuliah     : Sintaksis Bahasa Indonesia
Nama               : Baskoro Aji
Npm                : 146211172
Kelas               : 4c

Menganalisis bahan bacaan di Koran Tribun yang berjudul “maju makin getol urus kasus” berdasarkan frasa endosentrik koordinatif dan frase endosentrik atributif.
Frase endosentrik yang atributif
1.      Kejaksaan Negeri, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kata kejaksaan negeri, kata kejaksaan merupakan inti dan kata negeri merupakan penjelas. Jadi unsur-unsur kejaksaan negeri tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.
                                     
2.      Perkasa industri, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kata perkasa industri, kata perkasa merupakan penjelas dan kata industry  merupakan inti. Jadi unsur-unsur perkasa industri  tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

3.      Dinas kehutanan, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kata dinas kehutan, kata dinas  merupakan penjelas dan kata kehutanan  merupakan inti. Jadi unsur-unsur dinas kehutanan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.


4.      Kecamatan Kampar kiri, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada kecamatan Kampar kiri, kata kecamatan  merupakan inti dan kata Kampar kiri  merupakan penjelas. Jadi unsur-unsur dinas kehutanan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

5.      Sebuah kasus, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada sebuah kasus, sebuah  merupakan penjelas dan kata kasus  merupakan inti. Jadi unsur-unsur sebuah kasus tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.


6.      Permohonan pinjam, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada permohonan pinjam,kata permohonan  merupakan penjelas dan kata pinjaman  merupakan inti. Jadi unsur-unsur permohonan pinjaman tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

7.      Badan kehormatan, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada badan kehormatan ,kata badan  merupakan penjelas dan kata kehormatan  merupakan inti. Jadi unsur-unsur permohonan pinjaman tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.


8.      Mengambil tindakan, digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada mengambil tindakan, kata mengambil  merupakan penjelas dan kata tindakan  merupakan inti. Jadi unsur-unsur mengambil tindakan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.

9.      Wakil rakyat, , digologkan kepada frase endosentrik yang atributif. karena pada wakil rakyat, kata wakil  merupakan penjelas dan kata rakyat  merupakan inti. Jadi unsur-unsur wakil rakyat tersebut tidak dapat dihubungkan dengan dan atau atau.






Frase endosentrik yang koordinatif
                                     
1.      Bangkinang dan pengadilan, termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena pada kata Bangkinang dan pengadilan, mempunyai unsusr-unsur yang setara, setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.

2.      Bm 176 MD dan STNK mobil Inova, , termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena pada kata BM 176 MD dan STNK mobil Inova, mempunyai unsusr-unsur yang setara, setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.


3.      Membantah dan juga tidak membenarkan, termasuk frase endosentrik koordinatif. Karena membantah dan juga tidak membenarkan, mempunyai unsusr-unsur yang setara, setingkat dan sejalan. Kesetaraan itu dapat dibuktikan unsur-unsurnya yang dapat dihubungkan dengan kata dan atau atau.